Pada artikel kali ini, akan saya bawa ke hal yang sedikit ilmiah. Untuk sekedar pengetahuan. Mungkin bagi sebagian orang yang berkecimpung di laboratorium pembibitan hal ini sudah menjadi hal yang biasa. Namun saya yakin sebagian besar hobiis anggrek belum mengetahuinya. Apa itu media kultur ?. Media yang digunakan untuk pembibitan tanaman anggrek.
Media ini adalah campuran dari bahan-bahan kimia. Mengandung unsur hara mikro dan makro. Juga karbohidrat, protein, asam amino, basa nitrogen, zat pengatur tumbuh, senyawa organik komplek, bahan pemadat, air dan zat arang aktif. Saya tidak akan jelaskan satu persatu dari unsur diatas. Biar itu menjadi urusan laboratorium saja. Yang saya jelaskan disini adalah adanya bahan penambah pada media kultur tersebut. Dimana bahan-bahan itu biasa kita manfaatkan sehari-hari. Tujuan penambahan bahan ini untuk mendapatkan pertumbuhan kultur yang optimal. Ada 4 bahan yang akan saya sampaikan. Yang pertama “Air Kelapa”.
Kita tahu bahwa air kepala banyak memberi manfaat bagi kita. Sebagai pelepas dahaga (es kelapa muda), penawar racun dalam tubuh (air kelapa hijau), dan kalangan industripun sudah memanfaatkan juga. Untuk minuman pengganti ion tubuh dan minuman natadecoco. Ada apa dalam air kelapa ?. Simak terus…
Kandungan Air Kelapa
Volume dan komposisi kimia air kelapa tua dan muda berbeda. Menurut Banson dan Velasco (1982) volume air kelapa selalu berubah selama pemasakan buah. Volume air kelapa pada buah tergantung pada ukuran buah, jenis dan tingkat kesegaran buah, serta umur buah. Volume air kelapa yang maksimal dalam arti memenuhi seluruh rongga buahnya adalah kelapa yang berumur 7 bulan.
|
Komposisi
|
Konsentrasi |
|
Folate Acid Nicotinate Acid Panthotenate Acid Biotin Pyridoxine Hyboflavine Tyamin Giberelat Acid Auxins 1.3-difenilurea M-inositol Silo-inositol Sorbitol C1 Cu Fe K Mg Na P S |
0,003 mg/l 0,64 mg/l 0,52 mg/l 0,02 mg/l Very little 0,01 mg/l Very little Very little Very little 5,8000 mg/l 0,01 mg/l 0,05 mg/l 15 mg/l 183 mg/100 gram 0,040 mg/100 gram 0,1 mg/100 gram 312 mg/100 gram 30 mg/100 gram 105 mg/100 gram 37 mg/100 gram 15 mg/100 gram |
Sumber : Tulecke et al (1960)
Air kelapa sebagai cadangan makanan yang mengandung vitamin dan zat tumbuh, sehingga dapat menstimulir perkecambahan. Air kelapa mengandung zat atau bahan seperti; vitamin, asam amino, asam nukleat fosfor, dan zat tumbuh auksin dan asam giberelat. Yang berfungsi sebagai penstimulir dalam proliferasi jaringan, memperlancar metabolisme dan respirasi. Oleh karena itu air kelapa mempunyai kemampuan besar untuk mendorong pembelahan sel dan proses deferensiasi. Konsentrasi optimum air kelapa yang diberikan 15% (Tulecke et al, 1960).
Staden dan Drews (1974), melaporkan bahwa dalam air kelapa mengandung zeatin yang diketahui termasuk dalam kelompok sitokinin. Sitokinin mempunyai kemampuan mendorong terjadinya pembelahan sel dan diferensiasi jaringan tertentu dalam pembentukan tunas pucuk dan pertumbuhan akar. Namun demikian, peranan sitokinin dalam pembelahan sel tergantung pada adanya fitohormon lain terutama auksin. (Hess, 1975).
Peranan Air Kelapa
Dilihat dari komposisi yang terkandung didalamnya, terutama adanya zat tumbuh, maka penambahan air kelapa dalam media kultur dapat membantu mendorong pertumbuhan. Baik pertumbuhan platlet, daun dan akar. Air kelapa dari jenis kelapa Genjah Hijau dan Genjah Kuning mempunyai pengaruh positip terhadap pertumbuhan plantlet anggrek dendrobium. Hasil penelitian lainnya menyatakan bahawa air kelapa sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan anggrek dalam peningkatan pertumbuhan protocorm like bodies (plds).(Widiastoety & Anggraeni Santi, 1994).
Memang rasanya segar… setelah minum air kelapa. Nyatanya air kelapa mengandung vitamin dan ion-ion yang dibutuhkan tubuh. Pada tanaman zat tumbuh; auksin dan geberalin yang diperlukan. Dengan tujuan untuk membantu pertumbuhan bibit anggrek. Rasanya perlu juga kita coba untuk menyiram tanaman anggrek remaja atau yang sudah berbunga. Saya yakin akan memberikan hasil yang positip. Jangan buang air kelapa, bisa dimanfaatkan untuk tanaman kita.
Referensi : Buku kenang kenangan “ EAST JAVA ORCHID SHOW 2001 “
Filed under: Media Ditandai: | air kelapa, anggrek, kelapa, kultur jaringan, Media, tanaman hias, zat tumbuh




usia kelapa kandungan air kelapa apa sama !
Kandungan air kelapa dalam kelapa tergantung usianya, semakin tua air kelapa didalamnya semakin sedikit.
TOLONG DONG MEDIA KULTUR JARINGAN ANGGREK KALAU MENAMPILKAN JANGAN SEDIKIT, TAMPILKAN SEMUA KAN TAMBAH SIIIIIIIIIIP……………..
[...] Comments (RSS) « AIR KELAPA, DALAM MEDIA KULTUR PEMBIBITAN ANGGREK [...]
[...] dan produksennya. Diantaranya pengalaman menyilangkan indukan untuk mendapatkan hibrida yang baik, media tanam kultur, dan proses pembiakan didalam [...]
mau tanya, bagaimanakah penyimpanan stok air kelapa untuk media kultur yang baik, dan berapa lama ketahanan air kelapa apabila disimpan dalam freezer???
terima kasih.
Air kelapa adalah murah dan mudah didapat, untuk mendapatkan hasil terbaik gunakan air kelapa yang fress. Penyimpanan sebaiknya sebelum kelapa dibuka, kalaupun sudah dibuka simpan di lemari es paling tahan 1~2 hari saja itupun hasilnya akan turun.
adakah perbedaan penggunaan air kelapa muda sama air kelapa tua?
Jelas ada perbedaanya, karena secara kualitas kandungan yang muda dan tua jauh berbeda.
tolong lebih di jlaskan mksdnya kualitas kandungan klpa yang muda dan tua berbeda?apakah kandungan kimianya berkurang..atau bagaimana??thx
wah…boleh dicoba!!!
Media campuran dari bahan-bahan kimia. Mengandung unsur hara mikro dan makro. Juga karbohidrat, protein, asam amino, basa nitrogen, zat pengatur tumbuh, senyawa organik komplek, bahan pemadat, air dan zat arang aktif. apa saja unsur makro tlg bgmn cara mndptkannya
aku uda coba pake air kelapa tp kok hr ke 2 ada aroma tak sedap di rmh anggrekku ,kenapa ya?
Ada yang membusuk, mungkin kontaminasi.
[...] mempercepat pembungaan semprotkan hormon giberelin dengan dosis 1 – 2 mg/liter [...]
Apakah kalu media bibit anggrek hanya air kelapa, bubur pisang, bubur ketela dan ragi. tetap bisa tumbuh bibit tersebut?
Mohon infonya…trima kasih.