Bukan anggrek hitam, hanya mempunyai kemiripan saja. Anggrek hitam dari genus Grammatophyllum. Coelogyne genus
lain. Anggrek ini tersebar luas di Asia. Di Indonesia menyebar dihutan Kalimantan, Irian dan Sumatera. Masuk dalam golongan sympodial. Berumpun dan berumbi semu pipih membulat yang cukup besar, dengan ukuran bisa mencapai, panjang 15 cm, lebar 7 cm dan tebal 3 cm. Tumbuh epifit pada pohon-pohon tua, namun juga bisa tumbuh pada tanah yang berbatu.
Coelogyne menyukai daerah yang hangat sampai panas dengan suasana agak teduh. Juga kelembaban relatif yang tinggi. Mempunyai habitat didataran rendah, dan tumbuh dipinggiran sungai. Anggrek ini mempunyai karangan bunga yang menggantung. Berbanyakan tanaman dilakukan dengan pembelahan rumpun.
Coelogyne asperata
Daun berwarna hijau tua. Dengan ukuran yang sangat besar. Panjangnya mencapai 75 cm dan lebar 15 cm. Karangan bunganya menggantung dengan panjang 30 – 40 cm. Yang terdapat 15 hingga 20 kuntum bunga. Ukuran bunga mempunyai lebar 5 cm. Adapun ciri bunganya; berwarna krem, berbau harum, bibir bunganya berbelah tiga, bergelombang dipinggirannya, dan ditengahnya ada noda kuning dan coklat tua.
Coelogyne pandurata
Spesies ini mempunyai daun kembar yang tumbuh pada ujung umbi semunya. Bentuk daunnya menyempit dipangkal, lebar ditengah dan meruncing diujung. Panjang daung mencapai 60 cm. Tangkai bunganya horisontal atau merunduk dengan panjang mencapai 50 cm dengan jumlah bunga mencapai 15 kuntum. Bunganya berukuran 12 cm, dengan warna hijau kekuningan. Bibir bunganya besar, berbentuk biola, berbelah tiga. Berkerut-kerut dipinggirannya dan berwarna hitam pekat
Filed under: Jenis anggrek Tagged: | anggrek coelogyne, anggrek hitam, coelogyne



