PENYAKIT PADA TANAMAN HIAS DAN CARA PENANGANANNYA

Disamping serangan hama, gangguan fisiologis, masih ada satu lagi gangguan lebih serius dan biasanya kalau terlambat akan menyebabkan kerugian yang besar. Penyakit, tidak hanya pada manusia atau binatang, tanaman hiaspun juga dapat terserang penyakit. Pada tanaman hias ada 3 penyebab serangan penyakit, yaitu jamur, bakteri dan virus. Tiga sumber penyakit ini akan menyerang tanaman hias, bila tanaman tersebut dalam kondisi tidak sesuai dengan habitat aslinya. Misalnya kelembaban yang berlebihan, sirkulasi udara yang tidak baik, tanaman kekurangan nutrisi. Baca lebih lanjut

Gangguan Hama dan cara mengatasinya pada tanaman hias

Posting kali ini adalah melanjutkan yang lalu, tentang 3 gangguan pada tanaman hias. Yang pertama gangguan fisiologis atau kesalahan dalam perawatan telah diulas. Hama sebagai penyebab gangguan tanaman. Gangguan sekecil apapun pada tanaman hias tidak boleh diremehkan. Karena tanaman hias yang dijual atau dipamerkan adalah keindahannya. Dengan sedikit gangguan oleh hama, keindahannyapun akan berubah, tentunya harga akan jatuh. Untuk itu perlunya pengawasan dan pengamatan yang teliti agar cepat bila ada gangguan hama dapat segera diselesaikan.

Di Indonesia yang tropis ini, hama tanaman tumbuh dengan subur. Termasuk pada tanaman hias, hama susah dihindari. Khusus hama pada anggrek telah diulas didepan. Yang terpenting adalah, bagaimana sedini mungkin mengetahui gejala serangan. Sehingga dapat dengan cepat dikendalikan. Serangan hama sangat merugikan. Banyak dana akan terkuras untuk mengendalikannya. Namun belum tentu hasil maksimal. Apalagi pada tanaman hias, butuh waktu untuk memulihkannya bila sudah rusak. Baca lebih lanjut

Awas..!! jamur dan bakteri, musuh anggrek disaat musim hujan

Tahun 2010 ini, hampir diseluruh wilayah Indonesia curah hujan sangat tinggi. Banyak daerah terjadi banjir. Penyakit disebabkan oleh jamur dan bakteri sangat mengancam. Saat ini bulan dimana semestinya sudah terjadi musim kemarau, namun hujan dengan curah cukup tinggi hampir setiap hari. Hal ini yang menjadikan kelembaban relatif lebih tinggi dari biasanya. Jamur dan bakteri akan berkembang pesat.

Penggemar atau hobiis tanaman anggrek harus waspada dengan kondisi ini. Terutama yang tidak memakai green house, alias dipelihara dialam terbuka dengan naungan paranet. Kurang ketelitian akan serangan jamur dan bakteri pada tanaman anggreknya, penyesalan yang akan didapat. Penyebaran penyakit ini terjadi dengan cepat. Dan bersifat mematikan tanaman. Pengaturan sirkulasi udara yang baik, merupakan cara tepat. Sehingga kelembaban tinggi dapat dengan cepat dibuang. Sirkulasi udara bisa dibantu dengan pemasangan kipas angin. Cara kedua adalah dengan drainase yang baik. Tidak ada air menggenang dibawah rak tanaman anggrek atau disekitarnya. Sisa sisa air hujan atau siramanĀ  mengalir baik dan cepat mengering. Baca lebih lanjut

Hama yang sering merusak tanaman anggrek

Hama adalah serangan masal hewan pengganggu pada tanaman. Yang mana dapat menyebabkan pertumbuhan terganggu, bahkan bisa menyebabkan tanaman mati. Pada tanaman anggrek serangan hama dapat terjadi. Namun tanaman anggrek cenderung lebih tahan terhadap serangan hama. Terutama tanaman angggrek dengan perawatan yang baik. Kondisi kebersihan tanaman dan lingkungan terpelihara dengan baik. Pertumbuhan tanaman terawat dan terkontrol dengan baik.

Tanaman anggrek yang terserang hama, menunjukkan bahwa tanaman tersebut kurang mendapat perhatian dari pemiliknya. Pemberantasan hama jangan menunggu sampai meluas. Bila terlihat cepat diatasi. Sehingga pengaruh buruk dari serangan hama dapat dihindari. Dengan kontrol dan pengawasan setiap hari, gejala awal serangan hama dapat cepat terditeksi. Sehingga langkah pengendalian cepat dilakukan. Lebih baik mengadakan pencegahan sebelum serangan hama terjadi. Baca lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 517 pengikut lainnya.