Tanaman Hias, Bagaimana Mendongkrak harga jual


Masih ingat ditahun 2007, saat itu hampir semua hobiis, kolektor maupun pedagang tanaman hias, berlomba antumengumpulkan Anthurium. Saat itu juga harganya melonjak. Bahkan ada yang menembus sampai 1 milyar. Ini tidak wajar, tidak realistis, memang… itulah tanaman hias. Yang mana tidak ada patokan harga. Harga tinggi berapapun yang ditawarkan asal sesuai dengan kualitas barang dan pembelinya ok, jadilah…..

Tahun 2005 ~ 2006, Aglaonema yang menjadi primadona, Tanaman hias yang dijual perlembar jumlah daun, Ada yang satu juta, bahkan sampai 10 juta perlembar daun. Yang tertinggi mencapai 660 juta per pot dalam suatu lelang aglaonema. Tahun 2008 pertengahan, setelah kalah dengan anthurium, aglaonema mulai naik pamor lagi. Bahkan sekarang, tanaman yang dulu sebagai tanaman pagar atau bisa disebut tanaman hias kelas bawah, bisa diangkat menjadi tanaman hias eksotis; Sansevieria, Philodendron, Caladium, Nephentes, Puring dan masih banyak…

Tren jawabannya. Tren tanaman hias sengaja diciptakan oleh pengelola kebun tanaman hias, Nursery. Secara umum tren suatu jenis tanaman hias tidak bisa diketahui dengan pasti. Kerena tidak terpola oleh waktu. Dimana permintaan meningkat saat itulah tren terjadi dan harga terangkat. Nursery besarlah yang biasa memulai. Tren akan terhenti setelah terjadi booming. Dan harga pasti akan turun lagi.

Ada beberapa cara untuk mendongkrak harga jual tanaman hias :

1. Membuat brand Nursery

            Bila Nursery baru, harus rajin ikut kontes dan bursa tanaman hias, disamping juga harus promosi lewat iklan. Sehingga cepat dikenal oleh para hobiis maupun kolektor. Dan produk yang dihasilkan harus berkualitas. Demikian juga Nursery yang sudah dikenal, ikut kontes adalah sarana untuk meningkatkan pamor Nurserynya. Jika menang kontes, tidak hanya tanaman hias sejenis pemenang kontes saja yang terangkat. Tapi semua produksi tanaman hias di Nursery tersebut akan terkatrol harganya.

2. Bisa membaca tren bahkan menciptakan tren

            Tren tanaman hias adalah tren buatan, bukan karena produk dan terpola waktu. Dengan mengetahui tren apa yang akan muncul, pengelola nursery bisa menyiapkan tanaman hias yang akan menjadi tren sebaik-bainya. Kalaupun tidak punya bisa mengumpulkan dari nursery lainnya, sehingga memperoleh keuntungan yang besar. Lebih baik lagi kalau bisa menciptakan tren. Produk nurserynya akan diserbu pembeli, sehingga harga otomatis terdongkrak. Keuntungan?…. Jelas lebih besar.       

3. Menguasai tehnologi

Penguasaan tehnologi oleh pengelola nursery sangat penting. Bila ingin menjadi nomor 1, dan menguasai pasar. Sehingga menjadi patokan nursery lain dalam menentukan harga. Tehnologi dimaksudkan untuk menciptakan varietas baru, hasil silangan terbaru maupun berbanyakan dengan kultur jaringan. Dan juga tehnologi untuk menghasilkan produk-produk dengan kualitas terbaik

4. Membuat produk berkualitas

            Seorang kolektor atau hobiis, bila dihadapkan pada dua pilihan, jenis sama tapi beda kualitas dan harga, pasti akan memilih kualitas yang baik walaupun harganya lebih mahal. Karena untuk menjadikan tanaman hias berkualitas baik akan membutuhkan waktu, biaya dan juga resiko. Resiko akan kematian. Tanaman hias yang dijual adalah indahnya, penampilannya. Dengan kondisi tanaman yang prima dan kompak, pasti akan dihargai jauh lebih mahal.

Sebenarnya masih banyak cara lain untuk mendongkrak harga jual, namun keempat cara diatas adalah cara yang bisa memberikan hasil, terutama nomor 4, walaupun yang ketiga belum tercapai, dengan kualitas baik pasti akan dihargai lebih tinggi. Pepatah jawa : ono duit ono rupo. Akan bayar berapapun asal barang berkualitas. Dan dengan dikuasainya keempat cara tersebut dapat dipastikan akan menjadi langgeng.

Bagaiman dengan tanaman hias Anda, Nursery Anda, ada komentar ?

7 Tanggapan

  1. Wah, ini cara ampuh kayaknya..
    Bisa ditiru nih..

  2. Cara-cara tersebut yang selalu dilakukan oleh wawaorchid, selamat mencoba dan action.

  3. […] Posted by Edy Suryanto on July 16, 2009 Juara pada kontes adalah idaman para hobiis tanaman hias peserta kontes. Sebelum acara kontes para hobiis sudah mempersiapkan tanaman yang akan diikutkan. Bahkan rela mengeluarkan uang untuk mempersiapkan tanaman hias andalannya. Demi gengsi. Dan demi untuk mengangkat nama nurserynya. Yang tak kalah pentingnya adalah untuk mendongkrak harga jual, bila menjadi juara. Tidak hanya tanaman hias yang juara saja yang terkatrol harganya, tapi seluruh tanaman hias di nursery tersebut akan ikut terangkat, karena gengsi dari sang juara. Masalah mendongkrak harga  telah saya ulas klik disini. […]

  4. boleh di copy??

  5. Silahkan,… terimakasih kunjungannya,… kunjungi terus dengan postingan baru setiap minggu.

  6. […] dengan harga jualnya. Omsetpun sangat jauh menurun. Sehingga diperlukan jurus-jurus baru untuk mendongkrak dan mengkatrol harga supaya bisa naik […]

  7. […] yang sudah jadi susah dilepas oleh pemiliknya. Kalaupun boleh harganya sudah tak terkira. Karena dijadikan ikon nursery tersebut. Dengan mendapatkan bakalan yang bagus, akan menghemat pengeluaran. Harga bakalan belum […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: