TRIK DAGANG TANAMAN HIAS DAN ANGGREK


DendroBisnis tanaman hias, selain harus tau seluk beluk tanaman hias, dari cara pembibitan sampai perawatannya, hal yang tidak kalah penting adalah bagaimana menjualnya. Seperti produk lainnya. Menjual tanaman hias, juga diperlukan teknik untuk menarik konsumen. Memberi potongan harga, konsultasi gratis, mengantar sampai ke konsumen, adalah cara klasik yang banyak dilakukan oleh para penjual tanaman hias. Bahkan saat ini kenyamanan berbelanja sudah menjadi perhatian, bisa dengan menambah nurserynya dengan café dan tempat istirahat untuk tamu. Kualitas tanaman, hal yang perlu diperhatikan juga untuk menarik minat para pembeli. Kelengkapan sarana perawatan tanaman hias seperti; pot, media tanam, pupuk, obat-obatan dan lainnya bisa menjadi alternatif yang dapat menentukan ramainya dikunjungi pembeli.

Ada 2 katagori pelaku bisnis tanaman hias termasuk anggrek. Pertama adalah mereka yang hanya berjualan saja. Tidak Aglaonemamemproduksi tanaman hias tersebut, biasanya hanya melakukan perawatan ringan. Tanaman hias  yang mereka jual diperoleh dari para nursery produksen tanaman hias. Stok tanaman biasanya terbatas. Kedua adalah mereka yang memproduksi tanaman hias dan juga menjualnya. Baik jual eceran maupun partai. Disini stok tanaman banyak jenisnya. Tanaman lebih terawat. Dan biasanya menyediakan tanaman dari bibit sampai tanaman dewasa. Sehingga banyak pilihan.

Ada beberapa cara menjual tanaman hias dan anggrek yang saat ini dilakukan para pebisnis tanaman hias. Dimana tujuannya untuk menarik para pembeli sebanyak-banyaknya.

1. Berjualan keliling

Cara konvensional ini masih banyak dilakukan, yaitu menjajakan tanaman hias dengan gerobak dorong keliling di perumahan-perumahan. Yang lebih maju sudah menggunakan mobil pick up. Tanaman yang dijual biasanya terbatas. Tanaman diperoleh dari nursery produksen. Sistem bisa kulakan atau kerjasama dengan produksen.

2. Berjualan dipinggir jalan

Berjualan model ini lebih ramai. Lebih banyak orang yang tahu. Resikonya harus siap-siap pindah kalau ada penertiban, sehingga juga akan kehilangan pelanggan. Jumlah tanaman hias dan anggrek yang dijual lebih banyak dan variatif, tergantung lahan yang dipakai. Tanaman dikumpulkan dari banyak nursery produksen. Pembeli beragam dan dari mana saja.

3. Berjualan system grosir

Sistem ini biasanya dilakukan oleh nursery besar. Tanaman cepat laku, dan perputaran uang cepat. Harga jual biasanya lebih rendah dibanding harga eceran. Jumlah tanaman biasanya produksi masal.

4. Berjualan disentra tanaman

Sentra tanaman adalah kumpulan pedagang tanaman hias yang berjualan pada lingkungan tersendiri. Membentuk komunitas yang biasanya hanya menjual satu jenis tanaman atau menstandarkan harga, yang tergantung kesepakatan anggotanya. Misalnya khusus menjual anggrek di Taman Anggrek Ragunan (TAR) atau di Taman Anggrek Indonesia Permai (TAIP). Kebun Aracea, khusus menjual tanaman hias dari keluarga araceae, seperti anthurium, aglaonema, puring dan lainnya.

5. Berjualan model super market

Seperti super market pada umumnya. Pembeli dapat melihat, memilih dan mengambil tanaman hias sendiri. Jenis tanaman hias dan anggrek beragam. Dan stok banyak. Biasanya dilakukan oleh nursery besar. Barang tidak hanya dari pemilik, bisa diambilkan dari nursery lainya dengan system bagi hasil atau konsinyasi. Selain tanaman juga menyediakan pot, media tanam, pupuk dan sarotan lainnya, juga buku atau majalah tentang tanaman hias. Model ini perlu investasi yang besar. Karena pemilihan tempat strategis, menyediakan lahan parkir, dan  mungkin juga melengkapinya dengan kafe dan tempat bermain anak-anak.

6. Berjualan system agen

Menjual produk ke agen khusus yang dibina didaerah lain. Dengan system agen, lebih mudah mendistribusikan barang yang dijual. Daerah pemasaran luas. Agen lebih mngenal karakteristik daerah pemasaran, karena berada langsung dilokasi. Resikonya bila agen tidak loyal dan ngemplang pembayaran.

Sistem berjualan tanaman hias diatas, semuanya ada kelemahan dan keuntungannya. Tinggal bagaimana para pelaku untuk meminimalkan kekurangan yang ada dan memperkuat keuntungan-keuntungan yang ditimbulkan dari sitem tersebut. Pemilihannya tergantung modal yang ada. Dan bisa dikombinasikan antara satu dengan lainya, bagaimana kreativitas para pelaku di bisnis tanaman hias ini.

4 Tanggapan

  1. […] kantor maupun toko dll. Disamping juga parcel tanaman hias sebagai alternatif pemasaran. Dapat menaikan jumlah penjualan dan meningkatkan nilai jual tanaman […]

  2. […] peluang, juga harus mempunyai kemampuan dalam budidaya dan pemasaran. Budidaya yang efisien dan tehnik penjualan yang tepat akan memberikan keuntungan yang baik. Harga tanaman hias tidak ada patokan yang pasti. Tergantung […]

  3. Beneficial!!! Bookmarked this page that has this extremely good facts. Will come back to see if there are any updates. You, the author, are a master. Thanks

  4. Wah brguna infox…,
    informatif.
    Ingin mbuka usaha anggrek…,

    salam sukses…,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: