Paphiopedilum, bunga anggrek berkantong


Unik, memang paphiopedilum mempunyai struktur bunga yang berbeda dengan anggrek lainnya. Bunga anggrek ini mempunyai ciri khas yaitu kantong, pada bagian depan bunganya. Ada yang menyebutnya dengan kantong semar. Di Amerika bunga anggrek ini terkenal dengan nama Lady slipper. Anggrek paphiopedilum mudah dibudidayakan. Bahkan bunganya dapat tahan 3 bulan dipohonnya. Tentunya dengan perawatan yang baik.

Dialam anggrek ini umumnya ditemukan tumbuh di tanah hutan yang terdiri dari daun-daun yang membusuk. Dan sedikit sekali yang tumbuh menempel di pohon. Warna bunga paphiopedilum belum bervariasi. Kebanyakan warna-warna hijau, coklat, putih, ungu kemerahan dan kuning. Tapi yang membuat istimewa anggrek ini adalah urat-urat warna hijau dan ungu lembayung dan bintik-bintik ungu atau coklat. Dan ditambah lagi penampilan kantong yang berwarna halus. Sehingga menguatkan keindahan paphiopedilum.

Bagi hobiis yang ingin membudidayakan anggrek paphiopedilum, agar tumbuh bagus dan berbunga indah, ada beberapa tips.

  1. Intensitas sinar matahari yang diperlukan rendah 10% ~ 30% saja. Malahan tidak memerlukan sinar matahari langsung. Tapi dianjurkan untuk dikenakan sinar matahri pagi sampai jam 09.00.
  2. Kebutuhan temperatur pada paphiopedilum untuk mendapatkan pertumbuhan yang baik dan bunga yang indah ada pada kisaran 15O ~ 18O C untuk malam hari dan 23O ~ 27O C pada siang hari. Dengan kelembaban udara 60 ~ 70%.
  3. Aliran udara segar dibutuhkan untuk menjaga agar tetap sejuk. Juga untuk mempercepat pengeringan butiran air hujan atau sisa siraman. Sehingga perlu dipasang kipas angin bila dalam ruang pemeliharaan aliran udaranya kurang baik.
  4. Perakaran paphiopdilum menyukai udara bebas. Sehingga diperlukan media tanam yang berongga yang dapat dialiri udara. Dimana akar-akar anggrek ini dapat leluasa menghirup udara. Media yang baik adalah kereweng dengan kompos daunan kering, bisa juga dicampur cacahan pakis.
  5. Paphiopedilum menyukai air, tapi bukan berarti berlebihan. Penyiraman yang tepat dilakukan apabila media tanam setengah kering. Bila air berlebihan akar-akar akan membusuk. Untuk tanaman yang baru dipotkan atau tanaman yang belum banyak perakarannya penyiraman hanya perlu dengan pengkabutan saja.
  6. Sebenarnya dengan media kompos daunan kering calliandra atau kemlandingan makanan untuk paphiopedilum ini sudah cukup. Namun perlu dibantu juga dengan pupuk NPK yang berimbang dengan cara dilarutkan dalam air siraman, dengan interval pemupukan 1 bulan sekali.

Paphiopedilum ada dua jenis berdaun hijau, pada umumnya ada pada daerah dingin dan berdaun loreng atau bintik-bintik, yang ada pada daerah yang agak panas. Keduanya mempunyai bunga yang indah. Di Indonesia, anggrek ini menyebar di Kalaimantan, Jawa, Sumatra, Sulawesi. Bagaimana dengan anda para hobiis anggrek. Sudahkah anda mempunyai satu pot saja..??? Ayo, mari kita lestarikan anggrek Indonesia. Kalau bukan kita siapa lagi…!!!!

7 Tanggapan

  1. Sepertinya kalau dijadikan komoditi bisnis anggrek berkantong ini menari juga ya. Trims atas info ciamik ini🙂

  2. Menarik infonya pak…

    Btw kawan2 mari tengok info media sistem menanam inovatif kreatif : pupukair.

    klik http://www.pupukair.com / http://www.tanamaneksotis.co.cc

  3. punya anggrek jenias ini gak mas?kl punya pengen beli kalau cocok harga =)

  4. Ada sih tapi belum banyak, masih untuk koleksi aja.

  5. i love paphiopedilum orchids,,,ak tingal di kota Bandung so cocok bangetz….buktinya…paphioku bagus2 numbuhnya…ak punya 80% angrek paphio dri seluruh indonesia dan jg dri negara2 asia tengara lainya…i say thanks for the tips perawatanya…

  6. Siiipppp, terima kasih telah ikut melestarikan anggrek.

  7. aku sedang cari artikel papio ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: