Dendrobium Secundum, dendrobium speci yang beda

den secundumMemang agak aneh bentuk dendrobium ini, dibanding dengan lainnya. Namun kalau kita amati bunga ini indah dengan perpaduan warna merah muda menyala dengan bibir kuning orange. Keanehan nya karena bunganya yang kecil, ukuran bunganya dengan panjang sekitar 1.8 cm dan lebar 0.6 cm, dengan sepal tengah panjangnya hanya 7 mm dan lebarnya sekitar 4 mm, dengan petal yang sempit dan bibir seperti taji membentuk huruf V. Keanehan lainnya adalah antara karangan bunga dengan batang, sungguh tidak seimbang. Tangkai bunganya yang pendek sekitar 10 cm dengan batang yang panjangnya bisa mencapai 1 meter. Baca lebih lanjut

Phalaenopsis Schilleriana, anggrek bulan berdaun lurik

 

Phalaenopsis species ini mempunyai keunikan tersendiri, dibandingkan dengan jenis phalaenopsis species lainnya. Phalaenopsis Schilleriana mempunyai daun hijau gelap dengan ciri bergaris-garis atau lurik. Keunikan inilah yang membedakan dengan daun anggrek bulan lainnya. Tangkai bunganya bercabang-cabang, sehingga mempunyai jumlah kuntum bunga yang banyak. Bunganya mempunyai bau harum. Dengan ukuran bunga sedang, dan warna bunga merah muda. Terdapat warna putih pada pinggiran sepal dan petal. Bagian bawah sepal ada bintik-bintik berwarna merah tua. Anggrek ini banyak disukai penyilang sebagai indukan, yang mana untuk melahirkan hibrida-hibrida dengan kumtum bunga yang banyak.

Coelogyne yang mirip anggrek hitam

Bukan anggrek hitam, hanya mempunyai kemiripan saja. Anggrek hitam dari genus Grammatophyllum. Coelogyne genus lain. Anggrek ini tersebar luas di Asia. Di Indonesia menyebar dihutan Kalimantan, Irian dan Sumatera. Masuk dalam golongan sympodial. Berumpun dan berumbi semu pipih membulat yang cukup besar, dengan ukuran bisa mencapai, panjang 15 cm, lebar 7 cm dan tebal 3 cm. Tumbuh epifit pada pohon-pohon tua, namun juga bisa tumbuh pada tanah yang berbatu. Baca lebih lanjut

Grammatophyllum scriptum, yang disebut-sebut anggrek macan

Memang macam-macam orang memberikan sebutan pada tanaman yang pertama ditemukannya. Tidak terkecuali anggrek Grammatophyllum scriptum, banyak orang menyebutnya sebagai anggrek macan. Entah kenapa demikian. Apa karena corak warnanya yang loreng coklat dan ada yang totol coklat. Atau ketahanan dan kekuatan hidupnya yang seperti macan. Lepas dari itu, keindahan anggrek ini bila berbunga, wow….indah sekali…Tangkai bunga panjang dengan kuntum bunga yang banyak, membuat semakin takjub yang melihatnya.

Anggrek ini termasuk berumbi semu pendek, umbinya tidak  tertutup oleh upih daun. Dan beberapa helai daun tumbuh dipuncak umbisemu.  Perawakan (habitus) tanaman dari tipe ini mirip cymbidium. Anggrek macan ini paling baik Baca lebih lanjut

Dendrobium yang mekar dan siap meramaikan pasar mulai Juni 2010

Tidak terasa, perputaran bumi ini seperti semakin kencang. Sepertinya baru kemarin, wawa orchid masuk dunia internet. Namun setahun sudah kami bersama anda ikut melestarikan anggrek Indonesia lewat media internet. Memang dendrobium mendominasi koleksi anggrek wawa orchid. Tapi kami berusaha untuk menampilkan artikel tentang anggrek yang beragam, tidak semata-mata hanya dendrobium. Artikel tersebut dari pengalaman yang selama ini dilakukan oleh wawa orchid. Dan juga didasari oleh teori para pakar angggrek Indonesia. Ucapan terima kasih disampaikan kepada para pembaca dan pelanggan wawa orchid. Dengan saran, kritikan dan masukan yang diberikan, blog wawa orchid masih eksis dan berkembang. Baca lebih lanjut

Phalaenopsis Species asli Indonesia

Phal. AmbonensisPhalaenopsis Ambonensis

Species asli dari Ambon. Seperti namanya phalaenopsis ini banyak ditemukan di hutan-hutan di Ambon. Ciri anggrek ini adalah :

  • Bunganya berukuran 5 ~ 7,5 cm.
  • Warna bunga kuning pucat dengan garis-garis coklat.

Phalaenopsis species ambonensis ini banyak digunakan sebagai induk untuk memperoleh anggrek hibrida warna kuning dan anggrek Novelties. Baca lebih lanjut

Paphiopedilum, bunga anggrek berkantong

Unik, memang paphiopedilum mempunyai struktur bunga yang berbeda dengan anggrek lainnya. Bunga anggrek ini mempunyai ciri khas yaitu kantong, pada bagian depan bunganya. Ada yang menyebutnya dengan kantong semar. Di Amerika bunga anggrek ini terkenal dengan nama Lady slipper. Anggrek paphiopedilum mudah dibudidayakan. Bahkan bunganya dapat tahan 3 bulan dipohonnya. Tentunya dengan perawatan yang baik.

Dialam anggrek ini umumnya ditemukan tumbuh di tanah hutan yang terdiri dari daun-daun yang membusuk. Dan sedikit sekali yang tumbuh menempel di pohon. Warna bunga paphiopedilum belum bervariasi. Kebanyakan warna-warna hijau, coklat, putih, ungu kemerahan dan kuning. Tapi yang membuat istimewa anggrek ini adalah urat-urat warna hijau dan ungu lembayung dan bintik-bintik ungu atau coklat. Dan ditambah lagi penampilan kantong yang berwarna halus. Sehingga menguatkan keindahan paphiopedilum. Baca lebih lanjut